Cuplikan Chapter ini
Kalimat Ijab Kabul yang Mengguncang Arsy dengan KeberkahanPagi yang cerah menyelimuti Kota Bandar Lampung tepat pada pukul sembilan lewat lima belas menit Langit biru jernih tanpa awan membentang luas di atas atap rumah keluarga Fathian memantulkan bias cahaya matahari keemasan yang menembus celah-celah dedaunan mangga di halaman depan Suasana di dalam rumah terasa begitu khusyuk sakral dan dipenuhi oleh aroma wangi melati segar yang dirangkai rapi di atas meja akad Ruang tamu yang tel