Cuplikan Chapter ini
Nayla Memperdalam Pemahaman tentang Hakikat Jodoh yang Tertulis di Lauhul Mahfuzh Sore itu angin berhembus lembut melewati celah-celah jendela kamar Nayla membawa serta aroma basah khas tanah yang tersiram hujan deras beberapa jam lalu Kota Bandar Lampung tampak lengang di balik tirai jendela yang setengah terbuka Cahaya matahari kemerahan menjelang senja memantul di kaca meja belajar menyinari tumpukan buku-buku catatan kuliah dan kitab tafsir kecil yang tersusun rapi Di sudut kamar