Cuplikan Chapter ini
Fathian Menemukan Ketenangan dalam Hafalan Al-Quran Cahaya keemasan matahari yang perlahan tergelincir di balik kubah hijau Masjid Al-Hidayah memancarkan bias hangat ke seluruh kompleks pesantren Di serambi lantai dua yang menghadap langsung ke arah lapangan utama Fathian duduk bersila di atas tikar pandan kasar Angin senja berembus sepoi-sepoi membawa serta aroma khas halaman pesantrencampuran antara wangi tanah basah sehabis disiram wangi kayu bakar dari dapur santri dan harumnya ha