Cuplikan Chapter ini
Menepis Dendam dengan Doa Kebaikan untuk Ayah Bunda Nayla---Sore itu langit di atas Kota Santri Al-Falah tampak menggantung dengan warna kelabu yang pekat Angin lembap berhembus pelan melewati dahan-dahan pohon mahoni tua di halaman pesantren menerbangkan helai-helai daun kering yang berserakan di atas paving block Jam dinding besar di ruang tamu ndalem menunjukkan pukul 1545 WIB menandakan waktu ashar baru saja usai dilantunkan dari surau-surau terdekat Suasana di dalam rumah kediaman