Cuplikan Chapter ini
Perubahan Pandangan Ayah Nayla Terhadap Fathian dari Sudut Pandang Syariat Cahaya matahari sore meluncur perlahan menembus kaca jendela besar ruang tamu rumah keluarga Nayla di kawasan elite Jakarta Selatan memantulkan bias keemasan di atas permadani wol berwarna cokelat muda Di luar suara deru kendaraan ibu kota berpadu dengan desau angin sore yang menghempas dedaunan pohon mangga di halaman depan Di ruangan yang ditata dengan perabot kayu jati klasik itu Pak Hendarayah Nayladuduk be