Cuplikan Chapter ini
Refleksi Surat Yusuf Kesabaran Menghadapi Fitnah Dunia Pukul setengah dua belas malam di kamar minimalis berlantaikan parket kayu itu selalu menyisakan keheningan yang tebal di mana deru angin malam bulan Oktober menderu pelan menghantam kaca jendela kamar kos Cahaya lampu tidur berwarna kuning temaram memantul lembut di atas meja belajar kayu mahoni yang dipenuhi tumpukan buku catatan tebal diktat kuliah serta sebuah laptop yang layar monitornya masih menyala menampilkan draf laporan a