Cuplikan Chapter ini
Oxford University 1990Hujan tipis menyapu kaca jendela perpustakaan Bodleian seperti desir waktu yang enggan berhenti Di balik kaca berembun dua sosok duduk berjajar namun terpaut oleh lebih dari sekadar usiaSalah satunya adalah Profesor William Hartono pria paruh baya berdarah Indonesia dikenal di kampus bukan hanya karena namanya terpampang di jurnal-jurnal ilmiah internasional tapi juga karena warisan kekayaannya yang berasal dari kerajaan bisnis sang ayahsalah satu tokoh besar e