Cuplikan Chapter ini
Beberapa jam sebelumnya angin pagi menyusup pelan ke sela-sela jendela mengusir sisa dingin malam yang masih menggantung di udara Semilirnya membawa aroma dedaunan basah dan bunga liar dari halaman depan Kicau burung-burung kecil menambah syahdu suasana rumah tua yang tenang itu Namun kedamaian pagi mendadak terusik oleh langkah kaki Guntur yang berlarian ke sana ke mariWajahnya berseri-seri matanya berbinar Ia mengenakan kemeja terbaiknya rambut disisir rapi Hari ini bukan hari b