Cuplikan Chapter ini
Sudah tiga hari Meilisa menjauh bersikap seolah Guntur tak lebih dari angin lalu Tidak ada sapaan tidak ada senyum bahkan sekadar tatap pun enggan Bangku yang biasanya mereka tempati bersama saat jam istirahat kini kosong di sebelah Guntur Bekal makan siang yang dulu dibagi berdua kini hanya disentuh separuh Hening menggantikan tawa Dingin menggantikan hangatBerkali-kali Guntur mencoba mendekat namun Meilisa selalu menjauh Ia seperti berubah menjadi gadis asing yang tak lagi meng