Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Guntur rela melakukan apa pun untuk mengulang waktu.
Dua puluh delapan tahun lalu, Kerusuhan Mei 1998 merenggut keluarga dan wanita yang ia cintai dalam satu malam penuh kekacauan.
Sejak saat itu, Guntur hidup dengan rasa bersalah karena tidak mampu menyelamatkan mereka.
Namun, segalanya berubah ketika sebuah mesin waktu membawanya kembali ke tahun 1998.
Dengan identitas baru, Guntur menyusup ke masa lalunya sendiri demi mencegah tragedi terjadi. Ia kembali bertemu Meilisa—gadis yang seharusnya sudah mati—serta keluarganya yang masih hidup.
Untuk pertama kalinya, ia memiliki kesempatan memperbaiki semuanya. Tapi masa lalu menyimpan rahasia yang jauh lebih mengerikan.
Kerusuhan yang selama ini dianggap sejarah ternyata bagian dari konspirasi besar yang sengaja diciptakan. Dan orang yang menciptakan mesin waktu itu. . . adalah dalang di balik semuanya.
Kini, Guntur bukan hanya berpacu melawan waktu, tetapi juga melawan seseorang yang memahami permainan takdir lebih baik darinya. Karena di balik setiap perubahan waktu, selalu ada harga yang harus dibayar.
Dan mungkin. . .
Guntur bukan datang ke masa lalu untuk mengubah sejarah. Melainkan untuk memastikan tragedi itu tetap terjadi.