Cuplikan Chapter ini
Ruang rapat lantai tiga kosong saat Vivian tibaTidak ada Angga Tidak ada komisaris Tidak ada saksi Hanya meja panjang dua belas kursi dan satu orang yang sudah duduk di ujung meja dengan map hitam tipis di depannyaArvinKemeja putih Tanpa jas Wajahnya lebih kurus dari terakhir Vivian benar-benar memperhatikannya tulang pipinya lebih tajam bayangan di bawah matanya lebih dalam Tapi tatapannya sama persis Dingin Presisi Tidak memberikan celahVivian masuk Menutup pintu Duduk d