Cuplikan Chapter ini
Jillian duduk pelan di kursi plastik dekat jendela Tangannya masih memegang bungkus nasi Tidak bergerak Tidak menangis Tapi sesaknya terasa luar biasaBu Dara langsung tahu anaknya sadar Ibu beneran nggak lapar JillKita masih punya uangBuat minggu depanKalimat itu keluar lembut Tidak menyalahkan Tidak menekan Namun rasanya jauh lebih menyakitkanJillian menunduk pelan Karena dia merasa gagal Bukan sebagai perempuan Bukan sebagai mantan asisten Tapi sebagai anakIbu jang