Cuplikan Chapter ini
Pintu ruang kerja terbuka tanpa ketukanArvin sedang duduk di sofa dekat jendela sambil membaca laporan MRI di iPad-nya Kemeja hitam Kopi pahit Wajah lelah khas manusia yang tetap bekerja meski statusnya sedang dinonaktifkanTatapannya naik begitu melihat Jillian masuk dengan langkah cepatKebakaranLebih burukJillian meletakkan tablet ke meja kaca depannya Arvin menangkap memo internal di layar hanya dengan sekali lihat Rahangnya bergerak kecilTidak marah Justru terlalu tenang