Cuplikan Chapter ini
Ruli terus memandangi Jillian tanpa berkedip Tatapannya berubah hati-hati sekarang Karena perempuan itu seharusnya hancur Takut Miskin MenghilangBukan berdiri di ballroom paling elit di kota sambil membawa nama Arvin MahesaDan yang paling membuat Ruli tidak nyaman Jillian terlihat terlalu tenangAcara terus berjalanOrkestra memainkan musik lembut Para sosialita tertawa kecil Gelas champagne beradu pelan Namun di balik kemewahan itu sesuatu sedang bergerak seperti retakan tipis di