Cuplikan Chapter ini
Adrian menarik napas panjang berdiri di depan papan pengumuman kampus yang kini penuh dengan brosur info magang dan lowongan kerja paruh waktu Usianya baru genap dua puluh tetapi beban yang ia bawa terasa jauh lebih tua dari angka itu Ia bukan lagi anak SMA yang bersembunyi di balik kata-kata Ia adalah seorang mahasiswa penulis sekaligus anak rantau yang tengah merangkai masa depanDua tahun telah berlalu sejak kelulusan dari Veridian High SchoolKini ia berdiri sebagai mahasiswa s