Cuplikan Chapter ini
Libur panjang akhirnya datang Hawa desa Senanjung Timur menyambut dengan angin yang jauh lebih ramah dari riuh kota Langkarsa Pohon-pohon trembesi di pinggir jalan tampak menggoyangkan daunnya perlahan seolah-olah mengucapkan selamat datang pada bulan-bulan penuh ketenangan Bagi Adrian pulang ke rumah selalu berarti dua hal kelegaan dan keraguan Namun kali ini hanya kelegaan yang tersisaPagi itu ia baru saja selesai menyapu halaman depan rumahnya yang masih tanah merah Keringat m