Cuplikan Chapter ini
Langit sore masih muram seolah-olah meniru kegelisahan yang memenuhi dada Arman sejak keluar dari ruang ujian Ia menatap tajam ke arah meja pengawas tempat penghapus tadi disita Benda kecil itu kini menjadi bukti aneh yang tak bisa ia abaikanIa mendekat meminta izin untuk melihat barang temuan itu dan berpura-pura penasaran Benar saja Huruf-huruf kecil itu masih tampak jelas berjajar rapi seperti pola pilihan gandaB C A DBukan kebetulan Bukan bercanda Ini serius batin A