Cuplikan Chapter ini
Tiga minggu menjelang 17 Agustus Rumah Harapan tidak pernah seramai dan setegang ini Dengan peta lengkap dari Pak Bambang yang sudah meninggal tim bisa merencanakan serangan dengan jauh lebih detail Tapi setiap rincian yang mereka tambahkan juga menunjukkan betapa berbahayanya misi iniBima berdiri di depan ruang rapat yang penuh sesak Dua puluh lima orang berkumpul - semua praktisi spiritual terkuat dari jaringan nasional plus beberapa ahli teknis seperti Adi dan Ratih serta Anindya y