Cuplikan Chapter ini
Setahun penuh sejak Bima pertama kali menginjakkan kaki di Desa Merah Delima Transformasi yang terjadi tidak hanya pada Rumah Harapan tapi pada seluruh desa dan bahkan diri Bima sendiriPagi itu Bima berdiri di balkon lantai dua menatap halaman Rumah Harapan yang ramai dengan aktivitas Anak-anak bermain di taman ibu-ibu berkumpul di teras membuat kerajinan pemuda-pemuda sedang mengerjakan pesanan furniture di workshop belakang Suara tawa dan obrolan memenuhi udaraSusah dipercaya ya s