Cuplikan Chapter ini
Setelah memakamkan tulang-tulang Arjuna Kartika Putra dengan upacara sederhana namun khidmat di pemakaman desa Eyang Suryo Bima memutuskan untuk beristirahat sehari Tubuhnya lelah pikirannya kacau dan hatinya masih terbebani oleh kata-kata terakhir KartikaRahasia lain yang dilakukan keluarga SuryonoKalimat itu terus bergema di kepalanya Apa lagi yang telah dilakukan keluarga kakeknya Berapa banyak darah yang mengotori tangan mereka Dan yang paling mengganggu berapa banyak arwah lain