Cuplikan Chapter ini
Bima dan Sari berdiri terpaku menatap Pak Bambang yang sekarang terlihat jauh lebih tua dari terakhir kali mereka bertemu setahun lalu Rambutnya sudah sepenuhnya putih wajahnya penuh kerutan dalam dan mata yang dulu tajam kini terlihat lelah dan penuh penyesalanPak Bambang kata Bima akhirnya setelah menemukan suaranya Bapak bilang dulunya bagian dari Dewan Tujuh SerangkaiDuduklah dulu Pak Bambang menunjuk bangku di gazebo Ini cerita panjang dan kita tidak punya banyak waktuMereka du