Cuplikan Chapter ini
Enam bulan setelah Rumah Harapan dibuka kehidupan Bima sudah sepenuhnya menyatu dengan Desa Merah Delima Setiap pagi dia bangun dengan suara anak-anak yang bermain di halaman Setiap siang dia membantu mengkoordinir berbagai kegiatan di rumahnya Setiap malam dia duduk bersama penduduk desa membicarakan rencana-rencana baru untuk kemajuan desaPagi itu Pak Marjo datang dengan wajah berseri Bima ada kabar baik Kepala desa mau datang sore ini Dia mau bicara sesuatu yang pentingTentang ap