Cuplikan Chapter ini
Dua bulan setelah pernikahan kehidupan Bima dan Sari mulai memasuki ritme yang lebih tenang Mereka tinggal di rumah kecil yang dibangun di samping Rumah Harapan cukup dekat untuk mengawasi operasional tapi cukup jauh untuk punya privasi Setiap pagi mereka sarapan bersama sambil membahas agenda hari itu dan setiap malam mereka makan malam bersama tim di Rumah HarapanPagi itu Bima sedang memeriksa email di laptopnya sambil menyeruput kopi ketika sebuah email dengan subjek aneh menarik per