Cuplikan Chapter ini
Pukul 2030 WIB Malam setelah tanggal dua puluh lima selalu membawa atmosfer yang berbeda di atas meja makan tripleks perumahan subsidi Cibarusah Udara malam itu masih terasa pekat oleh sisa hawa panas siang hari namun keheningan di dalam dapur terasa lebih berat dari biasanya Di atas meja berdampingan dengan piring plastik berisi telur dadar harian yang pinggirannya sedikit kecokelatan sebuah amplop kertas cokelat tergeletak kaku Amplop itu agak lecek di bagian sudutnya dengan cetaka