Cuplikan Chapter ini
Hari itu Elias tidak melangkah menuju gedung gereja dengan menara lancip yang menusuk langit Ia justru mencari sesuatu yang jauh lebih sunyi lebih dalam dari sekadar untaian doa yang sering kali terdengar seperti tuntutan Ia bergerak menjauh dari keriuhan dogma mendekati keheningan absolut yang tidak menjanjikan jawaban apa punIa duduk mematung di depan layar monitornya Tidak ada jendela berita yang terbuka tidak ada draf artikel yang menunggu untuk dipoles Hanya ada satu gambar diam