Cuplikan Chapter ini
Gereja itu kini tenggelam dalam keheningan yang lebih pekat daripada saat Elias pertama kali menginjakkan kaki di sanaCahaya matahari sore menerobos masuk melalui deretan kaca patri yang menjulang membiaskan spektrum warna yang lembut di atas lantai batu kusam Merah darah biru safir dan kuning amber warna-warna itu jatuh menyerupai fragmen lukisan yang terlepas dari bingkainyaBangku-bangku kayu jati yang menghitam dimakan usia tampak melompong Tidak ada ritus misa tidak ada kidung pu