Cuplikan Chapter ini
Malam itu Elias datang tanpa amunisi intelektualnya Tidak ada laptop yang biasanya ia gunakan sebagai perisai tidak ada tumpukan catatan dan tidak ada daftar pertanyaan yang disusun rapi menyerupai interogasi dingin Ia hanya membawa satu hal yang selama ini selalu ia coba musnahkan dari sistem pikirannya sebuah keraguan yang secara mengejutkan tidak lagi ingin ia kalahkanApartemen Mara tidak berubah sedikit pun Ruangan itu tetap setia pada kesederhanaannya sunyi dan jujur Pendar l