Cuplikan Chapter ini
Sesuatu sedang mencabik-cabik kampung kecil itu Merampas tanah subur yang setiap pagi selalu diselimuti kabut Tidak ada lagi suara tenang dari gemercik air sebab aliran irigasi telah disumpal Dibelokkan menuju kawasan rumah beton yang dihuni para pendatang Hamparan padi bak permadani sutra berwarna kuning sebuah pemandangan yang membuat hati para petani mekar penuh debar kini lenyap Digulung oleh kerakusan pihak-pihak yang datang dengan buldozer Hewan-hewan ternak mulai kelaparan dij