Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Sebuah novel drama coming of age dengan selipan roamansa.
"Keluarga bukanlah tentang siapa yang ada di dalam akta kelahiranmu, tapi siapa yang tetap berdiri di sana saat duniamu runtuh."
Bagi Amy, hidup di kediaman Way selalu terasa seperti berjalan di atas lapisan es tipis. Ada M, kakak laki-lakinya yang protektif sekaligus satu-satunya jangkar yang ia miliki. Lalu ada Jimmi—sahabat M yang sudah lama dianggap "bagian dari rumah", namun bagi Amy, Jimmi adalah pengingat akan segala hal yang tidak bisa ia miliki.
Di balik tawa di ruang makan dan rutinitas SMA yang terlihat biasa, keluarga Way menyimpan rahasia yang terkunci rapat dalam ingatan Anne yang samar. Saat ambisi Amy untuk menjadi kriminolog mulai mengungkap benang merah masa lalu yang menyakitkan, ia menyadari satu hal: ikatan yang menyatukan mereka selama ini bukanlah darah, melainkan luka yang sama.
Kini, Amy harus mendefinisikan ulang arti "kakak", "sahabat", dan "rumah". Ketika perlindungan M mulai terasa menyesakkan dan kehadiran Jimmi mulai terasa tak terelakkan, Amy dipaksa memilih: membiarkan rahasia itu menghancurkan keluarga mereka, atau membangun kembali pondasi baru di atas kejujuran yang pahit.
Ini bukan hanya cerita tentang jatuh cinta, tapi tentang keberanian untuk tetap menjadi keluarga saat kebenaran berkata sebaliknya.