Cuplikan Chapter ini
Ayla masih memandangi layar ponselnyaUndangan pernikahan digital itu masih terbukaDi bagian atas tertulis nama mempelai priaDamarUntuk beberapa saat Ayla hanya terdiamTanpa sadar pikirannya kembali melayang ke masa laluIa teringat saat pertama kali mengenal Kak DamarHampir setiap hari mereka saling bertukar pesanObrolannya sederhanaKadang hanya mengucapkan selamat pagiMenanyakan sudah makan atau belumSesekali saling bercerita tentang aktivitas masing-masingMalam hari pun mereka