Cuplikan Chapter ini
Begitu keluar dari pintu kaca rumah sakit hawa panas Jakarta langsung menyergap wajah merekaAsap kendaraan tipis melayang di udara Klakson bersahut-sahutan Matahari siang berdiri tepat di atas kepala membuat aspal di depan rumah sakit terlihat berkilatKa Taopik berjalan sedikit di depanPak halte busway nya di sana katanya sambil menunjuk ke seberang jalanDi seberang terlihat jalur khusus bus dengan pembatas beton panjang Di tengahnya berdiri bangunan halte berwarna abu-abu denga