Cuplikan Chapter ini
Bapak sigap menangkap tubuh ibu yang mulai limbung Tangannya memegang bahu dan punggung istrinya agar tidak jatuh Teh Tia ikut mendekat memegangi lengan ibu dengan hati-hatiIbu kenapa tanya Teh Tia cemasIbu memejamkan mata napasnya sedikit terengah Nggak tahu Teh tiba-tiba kepala ibu pusing bangetTeh Tia cepat meraih botol air minum dari tasnya Tutupnya dibuka lalu ia mendekatkan botol itu ke bibir ibuMinum dulu ya Bu Pelan-pelanIbu menurut meneguk beberapa kali Tanga