Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
** Chapter 17 **
INT . Rumah galah . Kamar rapael . Night .
Rapael membaringkan tubuhnya di samping Rara .
Rara
( Memilih - milih buku cerita di tangannya )
Cerita apa yang kau sukai ?
Rapael
Aku sangat menyukai kisah seorang anak yang bertualang di dunia sihir tante.
Rara
Benarkah ? Baiklah Tante akan membacakannya untukmu .
Rapael
Mengangguk.
Rara membacakan cerita untuk rapael sampai ia tertidur lelap
Rumah int .galah . Ruang tamu . Night .
Sisil
Apa rapael sudah tidur ?
Rara
Iya kak .
Sisil
Yaudah kalian juga harus istirahat sekarang . Ada kamar yang sudah kakak rapikan sebelah sana . Kalian bisa tidur di sana malam ini .
Alvin
Pergilah , aku akan tidur di sofa malam ini .
Sisil
Sofa ? Kenapa ? Jangan bilang kalian masih tidur terpisah .
Rara
Ya .
Alvin
Ya .
( Jawab mereka polos )
Sisil
( Menatap galah )
Apa itu benar ?
Galah
( Mengangguk pertanda ya )
Sisil
Astaga, kakak kira kalian sudah tidur dalam satu kamar sekarang . Ini sudah dua tahun , kenapa kalian masih tidur terpisah .
Rara
Apa salahnya dengan itu kak , lagi pula kami memang lebih nyaman untuk tidur di kamar yang terpisah .
Sisil
Dasar kalian ini , suami istri seharusnya tinggal dalam satu kamar kan . Jadi kalian harus____
Rara
( Menguap )
( Mencari alasan untuk pergi dari sana )
( Berlalu pergi )
Sampai besok kak aku udah ngantuk .
Alvin
Aku juga mau kekamar mandi dulu kak .
Galah
Ya . Pergilah .
Sisil
Mau kemana kalian , kakak belum selesai bicara .
Galah
Yaudah biarin ajah mereka juga masih anak - anak .
Sisil
Kau juga , kenapa kau malah membela mereka .
Galah
Jangan khawatir , pelan pelan saja . Lagi pula terlalu tergesa - gesa itu gak baik juga .
Sisil
Aku tahu , tapi ini sudah dua tahun .
Alvin
Itu urusan mereka , kita gak perlu ikut campur kan . Ayo ! Bukankah kau ingin mendapatkan kasih sayang yang sangat banyak dariku .
Sisil
( Tersipu malu )
Ah kau ini .
Galah menggendong Sisil dan membawanya ke kamar mereka .
INT . Rumah galah . Ruang tamu . Night .
Galah sudah tertidur lelap di sofa namun tanpa memakai selimut apapun di tubuhnya , Rara yang menyadarinya terbangun di tengah malam dan membawakan selimut untuk nya .
Rara
( Ucap Rara memandang alvin dengan tubuh meringkuk karna dingin )
( Menyelimuti alvin)
Kau memang payah , padahal kau baru saja sembuh tapi menyuruhku tidur di kamar . Kau bahkan tidak meminta bantal dan selimut sama sekali . Kau memang payah bagaimana jika kau sakit lagi nanti .
Galah
( Tiba tiba disana )
Dia memang sangat payah bukan !
Rara
Kak galah , kenapa kakak kesini ?
Galah
Hanya sekedar ingin melihatnya saja . Dan kau?
Rara
Dia tidur tanpa selimut jadi aku membawakannya selimut .
Galah
Adik ipar kakak ini memang baik , terimakasih . kau bisa kembali tidur sekarang .
Rara
Apa kakak akan tetap di sini?
Galah
Ya . Terkadang dia sering bermimpi buruk saat cuaca dingin seperti ini .
Rara
Bermimpi buruk ? Kenapa ?
Galah
( Ragu )
Rara
Ada apa kak ? Tolong katakan padaku , aku ingin mengetahuinya .
Galah
( Mengajaknya menjauh dari Alvin )
Ikut kakak .
Rara
Apa yang sebenarnya terjadi kak ? kenapa kita harus menjauh darinya .
Galah
Alvin selalu tidak ingin membahas hal ini , jadi tolong berpura - puralah tidak tahu . Apa kau bisa melakukannya ?
Rara
Ya .
Galah
Sebenarnya Alvin pernah di culik ketika masih kecil .
Rara
Apa ?
Galah
Ya . Polisi menemukannya lima hari setelah ia menghilang . Alvin di temukan di sebuah gudang tua dengan kondisi menggigil dan memar di seluruh tubuhnya . Ia selalu mengatakan pada kami kalo dia baik - baik saja tapi terkadang aku selalu memergokinya berdiam diri di sudut yang gelap sendirian dan dia juga sering bermimpi buruk ketika cuaca dingin .
Rara
Aku tidak tahu dia pernah mengalami hal seperti itu .
Galah
Kakak tidak tahu apakah dia masih selalu bermimpi buruk atau tidak . Tapi kakak harap dia baik - baik saja sekarang .
Rara
( V.O )
Jadi itu sebabnya terkadang ada teriakan di tengah malam , aku kira itu hanya tetangga kami .
Galah
Ada apa ?
Rara
Bukan apa - apa kak .
Galah
Kakak sedikit lega setelah menceritakan nya padamu , kau harus mengabari kakak jika sesuatu terjadi padanya .
Rara
Aku mengerti kak .
Galah
Kembalilah tidur kau harus sekolah besok kan .
Rara
Ya .
Sejak tahu tentang masa lalu Alvin sikap Rara menjadi aneh . Terkadang Alvin memergoki Rara mengintipnya di tengah malam , terkadang Rara juga memberinya teh Kamomil sebelum tidur kepadanya .
INT . Rumah galah . Meja makan . Night .
Alvin
Ada apa denganmu belakangan ini ?
Rara
Memangnya ada apa denganku ?
Alvin
Sikapmu itu sangat aneh .
Rara
Aneh bagaimana ? Aku hanya bersikap seperti biasanya .
Alvin
Apa mengintipku setiap tengah malam juga hal biasa ?
Rara
( Terkejut karna ketahuan )
sejak kapan kau mengetahui nya ?
Alvin
Menurutmu ! Sekarang katakan ada apa ?
Rara
Tidak ada , aku hanya penasaran apakah kau mendengkur saat tidur , itu saja .
Alvin
( Diam sejenak )
Apa kak galah memberitahumu sesuatu ?
Rara
( Mulai panik )
Me memberitahu sesuatu ? Apa maksudmu ? Aku ti tidak dengar apapun darinya .
Alvin
Sepertinya kau memang mendengar nya . Dasar , aku sudah peringatkan padanya untuk tidak memberitahu siapapun .
Rara
( Menunduk pasrah )
Maaf .
Alvin
Kenapa kau minta maaf ?
Rara
Kak galah bilang kau tidak ingin mengungkit hal ini , tapi aku membuatmu mengingatnya lagi .
Alvin
( Menarik napas panjang )
Saat itu memang sangat menakutkan , tapi aku baik - baik saja sekarang . Sungguh ! Memang benar terkadang aku masih sering bermimpi buruk tapi tidak masalah aku baik - baik saja sekarang . Dari pada memikirkan diriku lebih baik kau mulai belajar dan menghafal karna besok kita akan mulai ujian .
Rara
(Masih menunduk khawatir)
Alvin
Aku jadi curiga jangan - jangan kau mulai suka padaku .
Rara
Tentu saja tidak . siapa juga yang menyukaimu .
Alvin
Kalo begitu bersikaplah seperti biasa .
Rara membereskan piring kotor dan meletakkannya di tempat cuci hendak mencucinya .
Rara
( Ucapnya pelan namun masih bisa terdengar )
Katakan padaku jika kau sedang tidak baik - baik saja .
Alvin
Ya .
6 INT . Sekolah . Kelas . Day .
Hari ujian .
Para murid sedang mengerjakan kertas ujian mereka masing - masing . Sampai akhirnya waktu habis dan mereka mengumpulkan lembar jawaban mereka pada guru .
Rara
Gimana ? Jangan bilang kau tidak menyelesaikannya ?
Anna
Tentu saja aku selesain dong Ra , aku kan udah pinter sekarang .
Rara
Berarti pasti kau mejawab semua soalnya dengan benar. Iya kan?
Anna
Soal itu....
Rara
Jangan katakan kalau kau asal - asalan menjawabnya ?
Anna
Tentu saja tidak , sepertinya setengah soal tadi aku jawab benar tapi setengahnya lagi mungkin .....
Rara
Setengah kau bilang ! Tidak bisa , kau harus belajar bersamaku sore ini .
Anna
Enggak ah Ra ,lagi pula mamahnya Rian mengundangku ke sana sore nanti .
Rara
mamah si Rian mengundangmu ke sana ? Kenapa ?
Anna
Mungkin karna aku sering ke sana akhir akhir ini , jadi dia memintaku mengobrol dengannya seperti terakhir kali .
Rara
Apa aku melewatkan sesuatu ? Sepertinya hubunganmu dengan Rian semakin dekat ajah .
Anna
Apa maksudmu semakin dekat ! Tentu saja tidak . Kami hanya sebatas rekan belajar saja .
Rara
( Goda Rara )
Apa kau yakin hanya karna itu saja .
Anna
Tentu saja .
Rara
Kalo jadian beneran juga gak pa pa kali , Rian lumayan ganteng juga ko .
Anna
Dih ganteng dari mananya , gantengan juga senior Alvin .
Rian
( Tiba - tiba ada di pintu )
Jadi orang yang bernama Rian itu sangat jelek ?
Rara
Rara menyadari keberadaan Rian yang sudah di sana namun tidak memberitahu Anna dan membiarkan mereka bicara .
Anna
( Membalik badan , terkejut )
Tentu ... saja ...
Rian
( Menatap Anna tajam )
Anna
( Cengengesan )
Eh senior , sejak kapan senior di sini ?
Rian
Kau masih bisa memanggilku senior setelah menyebutku jelek .
Anna
( Merayu Rian )
Ahh senior , eh bukan bukan maksudku guru. Guru , benar guru kenapa ke sini ?
Rian
( Menepak keningnya sendiri )
( Menggeleng )
( Menatap Anna )
Kau mengerjakan ujianmu dengan benar kan ?
Anna
( Mengecak pingggang )
( Bicara dengan nada sombong )
Tentu saja . Aku si Anna yang bisa melakukan segala hal kan !
Anna
( Meringis )
Sakit guru .
Rian
( Menyentil kening Rara )
Kalo kau memuji dirimu sendiri lagi seperti itu aku akan menyentilmu lebih keras dari ini .
Anna
( Ngedumel )
Dasar senior kejam .
Rian
Aku masih bisa mendengarnya kau tahu .
Rara
Yaudah kalian lanjutin ajah , aku ke kantin duluan .
Anna
Aku ikut Ra .
( Merangkul tangan Rara )
( Berusaha meloloskan diri dari Rian )