Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Pernikahan Dini
Suka
Favorit
Bagikan
7. Chapter 7 ....... Sesuatu yang disembunyikan
Skrip ini masih diperiksa oleh kurator

** Chapter 7 **




INT . Cafe Cofee sisil . Night


kak Sisil

Kalian sudah mau pulang ?

Rara

Iya kak .

kak Sisil

( Melirik Anna )

Ada apa dengannya ?

Rara

Biasa kak , ngantuk berat.

Kak Sisil

Kalu gitu, kakak anterin pulang gimana ?

Rara

Makasih kak , tapi gak usah , aku bisa pesen taksi nanti .

kak Sisil

Gak pa pa , lagi pula kakak juga mau tutup cafe .

Anna

Terima ajah Ra , aku udah pengen tidur di kasur empuk ku itu .

Rara

( Melirik Anna yang hampir Setengah tidur )

Yaudah deh kak , aku terima tawaran kakak .

kak Sisil

( Mencubit pipi Rara gemas )

Gitu dong , kapan lagi Kakak bisa anterin adik kakak yang imut ini .

Rara

Lepasin kak , aku udah gede tau .

kak Sisil

Oh ya ? Tapi menurutku kau masih adik kecil kakak yang paaaaling

imut .

Anna

( Tertawa kecil )

Rara

( Menatap Anna sinis )

Anna

( Ketakutan )

Te Tenang Ra , aku masih pengen hidup Ra , aku juga belum punya pacar Ra ...

Kak Sisil

Kakak mau ngeluarin mobilnya dulu , apa kalian bisa lanjutkan di depan .

Rara

( Masih menatap Anna )

Tentu kak , ayo !

( Menarik Anna keluar )



EXT . Luar cafe sisil . Night


Rara

Bisa kita lanjutkan an .

Anna

( Memohon )

Ja jangan dong Ra , aku minta maaf aku minta maaf , aku gak akan kayak gitu lagi deh . Ya ?

Rara

( Mensentil kening Anna )

Itu hukumanmu .

Anna

( Tersenyum Memeluk Rara )

Kau yang tebaik Ra , kita akan selalu jadi sahabat , iya kan ?

Rara

( Malu )

Ya .

Kak Sisil

( Memanggil dari dalam mobil )

Ayo !


INT . Mobil Sisil . Night

Anna yang mengantuk langsung tertidur begitu memasuki mobil .


insert " Sisil menjalankan mobilnya meninggalkan cafe "



Kak Sisil

( Melirik Anna )

Apa dia selalu seperti itu ?

Rara

Anna maksud kakak ?

Kak Sisil

Ya .

Rara

Dia emang gitu kak , kalau udah ngantuk pasti langsung tidur dimana ajah .

Kak Sisil

Gimana sama kamu ? Kalau kamu ngantuk , kamu juga bisa tidur dulu .

Rara

Gak pa pa kak , aku sama sekali gak ngantuk .

kak Sisil

Kalau gitu , apa kakak bisa tanya sesuatu ?

Rara

Ya . Tanyain ajah kak .

Kak Sisil

( Ragu )

Apa sekarang , kau masih bermain ?

Rara

Bermain ? Maksud kakak ?

Kak Sisil

( Ragu )

HM , itu ...

Rara

Apa maksud kakak piano ?

Kak Sisil

Ya .

Rara

( Ekspresi Wajah datar )

Aku sudah berhenti memainkannya .

Kak Sisil

Bukankah kau sangat menyukai piano ? , Dengar Ra , jangan menuruti perkataan orang lain jika kamu sendiri tidak____

Rara

( Memotong pembicaraan )

Kak kami akan turun di sini ajah .

kak Sisil

Disini ? Kenapa ? Rumahmu masih lumayan jauh dari sini .

Rara

Di depan adalah rumah Anna kak , lagi pula kakak harus mengambil jalur yang berbeda dari sini kan !

Kak Sisil

Tapi Kakak bisa mengantarmu lebih dulu .

Rara

Gak usah kak makasih , lagi pula pasti rapael sudah menunggu kakak di rumah , sebaiknya kakak pulang secepatnya .



Sisil agak ragu namun langsung menepikan mobilnya karna mengerti situasi yang terjadi sekarang .



Kak Sisil

( Pinta Sisil )

Biarkan kakak mengantarmu Ra , ini udah malem , bahaya jika kamu pulang sendirian .

Rara

( Membangunkan Anna )

An bangun , kita udah nyampe .

Anna

( Setengah tidur )

Udah nyampe ya Ra ...

Kak Sisil

Ya Ra ?

Rara

( Di luar mobil )

Makasih kak tapi Aku bisa pulang sendiri , Sampai nanti .

Kak Sisil

( Bergumam )

Kau benar benar payah Sisil , harusnya kau tidak membahas hal itu tadi .








Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)