Cuplikan Chapter ini
Pagi menjelang siang yang syahdu Matahari sedang tidak ingin menunjukkan kedigdayaannya ia justru merangkak pelan di balik kabut yang setia melingkupi Sempol tempat di mana mereka menginapRasa letih yang mereka bayangkan akan setia menemani setelah mendaki menuju Kawah Ijen ternyata tidak hadir Berganti dengan rasa takjub melihat pemandangan di area home stay Kabut tipis yang menutup kebun strawberry suasana tenang ditambah kepulan asap dari kopi yang sedang mereka nikmatiMita An