Cuplikan Chapter ini
Malam itu aula pertemuan di pinggiran Jakarta terasa seperti sebuah bejana yang siap meledak Di luar suara knalpot motor yang meraung-raung dan teriakan massa yang terorganisir menciptakan atmosfer Imminent Conflict1 yang mencekam Mereka datang dengan bendera-bendera tinggi dan wajah-wajah yang memerah oleh amarah yang dipupuk oleh desas-desus Di dalam ruangan Yos berdiri di belakang podium kecil memandangi pintu kayu besar yang bergetar akibat gedoran dari luarBab 36 dalam draf no