Cuplikan Chapter ini
Malam harinya Sekar baru saja selesai salat Isya ketika HP-nya bergetar Ia menuntaskan doa singkat melipat mukena dan sejadah lalu melangkah ke meja kerja Terlambat HP sudah berhenti bergetar saat ia meraihnyaSatu nama penelepon tertinggal di layar Ortu DanangSekar melafalkan nama yang tertera di layar Mulutnya bergerak tapi tidak bersuaraBeberapa saat Sekar terdiam Pikirannya melayang tanpa arah yang jelas Hingga HP kembali bergetar menyadarkannya Nama yang sama muncul lagiI