Cuplikan Chapter ini
Sementara itu di sebuah coffee shop jauh dari rumah kontrakan Sekar yang sederhana Danang seorang remaja SMA duduk di sebuah kursi di tengah ramai gelak tawa dan suara gelas yang beradu ringan Di era sekarang ini caf-caf semacam ini tumbuh di mana-mana Di sudut kota di dekat sekolah di antara gang sempit yang dulu hanya dilewati motor dan pejalan kaki Bagi anak-anak seusia Danang tempat seperti ini bukan lagi sekadar tempat minum kopi Ia menjadi ruang peralihan antara rumah dan