Cuplikan Chapter ini
BAB 15 Satu Lembar Satu NamaPeta kabupaten itu terbentang di lantai ruang tamu pesantren ditindih empat gelas teh agar tidak menggulungAkmal berlutut di atasnya dengan spidol merah dan tiga warna lain menandai dua belas kecamatan dengan garis tebal yang rapi Di sampingnya Rania menyalin angka-angka ke papan tulis putih yang dipinjam dari ruang kelas dan di sudut ruangan Fauzan dan Rafi menunggu seperti dua murid yang takut diberi tugas yang terlalu beratDua ratus ribu pemilih di d