Cuplikan Chapter ini
terasa lebih mendekat dan nyata dari sebelumnya Rangga menggenggam tangan Anindita erat tatapannya menyapu sekeliling kantor Notaris Harjo yang gelap seolah merasakan kehadiran bayangan yang mengintaiJadi ini bukan cuma Kakek yang busuk Rangga Ada orang lain orang kuat yang bermain di belakang Anindita berbisik suaranya tercekat Dan mereka bisa ngancam Notaris Harjo GilaBetul Anin Rangga mengangguk matanya tajam Ini jaringan yang lebih gede dari yang kita kira Dan Notar