Cuplikan Chapter ini
menyedihkan Anindita menghela napas panjang menatap buku resep kuno itu Janji pada dirinya sendiri kemarin malam di tengah tumpukan laporan keuangan yang memburuk masih terngiang Ia harus fokus Tidak ada lagi pengalihanIa baru saja selesai meracik bumbu dasar untuk pesanan soto esok hari ketika sebuah sentuhan lembut mendarat di bahunya Aroma parfum maskulin yang khas langsung menyapa indra penciumannyaAnin Kamu belum pulang Rangga berdiri di ambang pintu dapur wajahnya khawa