Cuplikan Chapter ini
jauh lebih gelap dan mengancam Anindita menggenggam erat buku beludru hijau itu wajahnya masih memerah menahan amarah atas pengkhianatan kakeknya Tekadnya bulat Ia harus mencari Notaris Harjo Tapi sebelum itu ia harus tahu seberapa jauh keluarga lain terlibat Matanya tertuju pada Nyonya Ratih yang pagi itu sedang sibuk di dapur mengupas bawang dengan gerakan terburu-buruBibi aku menemukan sesuatu tentang Kakek dan Notaris Harjo Anindita melangkah masuk ke dapur suaranya tenang