Cuplikan Chapter ini
Setelah Jenar dibawa oleh polisi Bu Riana segera menghubungi Eros Namun sudah beberapa kali teleponnya tidak dijawab Wanita paruh baya itu berjalan mondar-mandir sambil memegang ponsel di depan dadaDia mencobanya lagi namun hasilnya tetap sama Matanya menangkap jam dinding yang menggantung dan melihat angkanyaYa Tuhan bisa-bisa aku lupa Eros pagi ini ada meeting gumamnya Segera jari-jarinya mengetik pesan dan mengirimkannyaSebenarnya ada apa ini gumamnya penuh tanya Apa yan