Cuplikan Chapter ini
Lintang berdiri di balkon kamar memandangi gemerlap bintang di langit yang terlihat indah malam ini Angin sepoi-sepoi menerpa wajah membuat perasaannya tenangAku bersyukur sekali akhirnya Embun sadar Meskipun harus membiarkannya sendiri dulu saat ini tapi itu bukanlah suatu hal yang buruk Nanti juga aku akan bisa memeluknya seperti dulu Lebih tepatnya memeluk kedua istriku gumam Lintang sembari mendongak matanya tak lepas dari keindahan langitAku tidak harus kecewa dengan keputu