Cuplikan Chapter ini
Embun bersandar pada kepala ranjang sembari memangku laptop memeriksa pekerjaannya Sejak tadi siang Embun tidak keluar kamar ia juga tidak peduli apakah Jasmine mau makan atau tidakAku perlu egois juga demi kewarasan diriku sendiri gumam EmbunTerdengar suara pintu kamar di ketuk Embun menoleh sekilas lalu kembali memfokuskan diri pada laptop Dia tidak peduli pada suaminya di luar sana melihat lelaki itu hanya akan membuat hatinya sakit Biarlah ia mengurung diriEmbunEmbun buka pint