Cuplikan Chapter ini
Aku bertahan demi kamu Mas Aku khawatir siapa yang akan menemanimu di saat-saat sulit saat kau tidak berdaya seperti kemarin tapi mengapa kau tidak sedikit pun memikirkan perasaanku gumam Embun sambil memperhatikan mobil sang suami yang kian menjauh Air matanya kembali tumpah karena hati tidak bisa menahan apa yang dirasakanAku seperti orang bodoh dibuatmu tapi anehnya aku memilih tetap bertahan dalam kebodohan itu Aku sangat ingin membunuh rasa peduliku padamu tapi hati ini tidak s