Cuplikan Chapter ini
Embun tetap bergeming sambil menahan rasa yang ditimbulkan akibat sentuhan lembut itu Tidak bisa dipungkiri tubuhnya sangat mendamba sentuhan itu tetapi hatinya tidak siapSampai kapan kau akan terus berpura-pura tidur padahal tubuhmu sangat menginginkan aku ujar Lintang lalu perlahan menyingkirkan selimut yang membalut tubuh sang istriAku lelah Mas Mau tidur sahut Embun menarik dan merapatkan selimutnyaAyolah sayang Ucapan Lintang terhenti tatkala ponsel Embun di atas nakas memeki