Cuplikan Chapter ini
Embun melajukan mobil menuju rumah peninggalan orang tuanya malam ini ia ingin menginap di sana Mencari ketenangan lewat kenangan yang melekat di tempat ituAir mata Embun tidak bisa berhenti untuk keluar seraya otaknya terngiang-ngiang perkataan Lintang tadi sore Hatinya sangat sakit Dari apa yang diterimanya hari ini kata-kata dari mulut Lintanglah yang paling sakit Sesekali tangannya menghapus air mata yang membuat pandangan buramKenapa Mas Kenapa Tidak bisakah kau menjadi rumah