Cuplikan Chapter ini
Dering ponsel Embun membangunkannya dari alam mimpi dan mendapati hari sudah pagi ia belum ingin bangkit dari kasur tubuhnya terasa remukTangan Embun kemudian meraba ke atas nakas dimana ponselnya masih berderingEmbun melihat siapa yang menelpon kemudian mengucek mata yang terasa aneh memastikan tidak salah lihat nama si pebelpon Mas Lintang gumamnya dengan suara serakEmbun rasanya tidak ingin menerima panggilan itu Ia tidak mengerti saat sang suami jauh ia merasa rindu Namun bila