Cuplikan Chapter ini
Azan subuh terdengar jelas dari sebuah mushalaRama gemetar napasnya berat tapi langkahnya mengarah ke rumah kayu di lereng kecil yang dulu ia tinggalkan dengan rasa maluDi dalam rumah ibunya terbaring lemah Tubuh tua itu tampak menunggu sesuatu atau seseorang Saat Rama duduk di sampingnya mata ibunya terbuka menatap wajah anaknya yang sudah tak sama Tidak ada kejutan tidak ada teriakan Hanya air mata yang jatuh perlahan di pipi keriputMak Rama pulang suara Rama pecahIbuny